Airbnb Tawarkan Penginapan Gratis bagi Korban Kebijakan Trump


WE Online, Jakarta

Perusahaan penyewaan hotel asal California, Airbnb menawarkan akomodasi gratis kepada para korban kebijakan anti-imigran Donald Trump.

Chief Executif Airbnb, Brian Chesky melalui akun twitternya mengatakan bagi pengungsi yang membutuhkan tempat tinggal sila menghubungi dirinya. Ia menilai kebijakan Presiden  Donald Trump tidaklah benar.

“Negara  tidak mengizinkan pengungsi masuk ke Amerika  adalah tindakan tidak benar dan kita harus berdiri bersama mereka,” ujarnya seperti dikutip Channel News Asia di Jakarta, Senin (30/1/2017).

Kebijakan ini telah memicu kecemasan bagi perusahaan teknologi yang memiliki pekerja imigran asal Arab dan Asia Selatan.

Selain itu, CEO Netflix, Red Hasting juga menilai tindakan Trump telah melukai seluruh pekerja Netflix di seluruh dunia. Lebih buruk lagi, tindakan ini akan membuat Amerika tidak aman dari kebencian dan kehilangan sekutu.

Sementara, merespons kebijakan Trump, Starbucks Corps berencana mempekerjakan 10.000 pengungsi selama 7 tahun di 75 negara. Starbucks menulis perusahaan akan melakukan segala kemungkinan untuk mendukung pekerja yang terkana dampak kebijakan Trump.

CEO Starbucks, Howard Schultz mengatakan jika “UU Perawatan Terjangkau” dicabut dan pekerja kehilangan jaminan kesehatan, maka mereka bisa mengajukan jaminan kesehatan melalui Sturbucks.  

Diketahui, Trump dan legislatif dari Republik sedang berusaha untuk menghapuskan “UU Perawatan Terjangkau” atau lebih dikenal dengan Obamacare. Trump bedalih jika kebijakan proteksi tersebut bertujuan untuk melindungi warga Amerika dari serangan teroris, namun para pegiat HAM dan dunia internasional mengecam kebijakan tersebut. 

 

Related Posts

Jenjang SKK Konstruksi LPJK

Jenjang SKK Konstruksi LPJK

Pelajari segala hal tentang Jenjang SKK Konstruksi, termasuk manfaatnya, perpanjangan, syarat administrasi, level, dan cara ceknya. Gaivo Consulting m...