Bambang: Pembangunan Tanggul Tepi Pantai Bisa Habiskan Dana Rp9 Triliun


WE Online, Kuta, Bali

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas akan membangun tanggul tepi pantai sepanjang 20 kilometer di sepanjang pesisir pantai Jakarta pada tahun ini.

Menteri PPN atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menuturkan proyek pembangunan tanggul tepi pantai tersebut dilakukan karena masyarakat yang tinggal di pinggir Jakarta belakangan ini sering mengalami banjir rob. Sehingga perlu dibangun tanggul tepi pantai yang akan menghabiskan dana sebanyak Rp9 triliun. 

Dana tersebut akan dialokasikan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). “Sebenarnya dari APBD cukup, namun ternyata Kementerian PU telah membangun beberapa kilometer jadi ya kombinasi antara APBN dan APBD,” ujarnya. 

Menurutnya, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sedang membuat studi kelayakan untuk proyek pembangunan tanggul tepi pantai. Selain itu, Kemen PUPR juga sedang melakukan studi kelayakan untuk pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall di laut utara Jakarta. 

“Kementerian PU sedang lakukan visibility study yang ideal seperti apa tanggul tepi pantai. Jadi kita lihat apa pembangunan tanggul tepi pantai ini bisa membuat pantai utara tenggelam selamanya atau tidak. Kalau tidak ya kita bangun giant seawall. Makanya, kita tetap lakukan visibility study untuk giant sea wall. Ini proyek jangka panjang,” terangnya. 

Sekadar informasi, proyek tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2014 lalu. Tanggul yang sudah terbangun sepanjang 4,5 km di Muara Kamal, Pluit dan Kalibaru.

Related Posts

Jenjang SKK Konstruksi LPJK

Jenjang SKK Konstruksi LPJK

Pelajari segala hal tentang Jenjang SKK Konstruksi, termasuk manfaatnya, perpanjangan, syarat administrasi, level, dan cara ceknya. Gaivo Consulting m...