Kemenhub Tinjau Kerusakan Pelabuhan di Sumba Timur


WE Online, Kupang

Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora mengatakan tim dari Kementerian Perhubungan telah meninjau pelabuhan peti kemas di daerah setempat yang rusak parah beberapa waktu lalu akibat diterjang gelombang.

“Tim dari Kementerian Perhubungan sudah turun langsung untuk memeriksa lokasi pelabuhan peti kemas yang rusak akibat gelombang,” kata bupati dua periode itu saat dihubungi dari Kupang, Kamis (9/2/2017).

Dia mengatakan, tim kementerian meninjau langsung pelabuhan peti kemas yang berada di Kota Waingapu, ibu kota Kabupaten Sumba Timur pada Rabu (8/2). “Beberapa bagian dermaga peti kemas ambruk karena diterjang gelombang,” katanya.

Dermaga peti kemas di Sumba Timur tersebut selesai dibangun sejak 2015 dengan anggaran sebesar Rp194 miliar menggunakan menggunakan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sejak mengalami kerusakan, katanya, belum ada aktivitas bongkar muat yang dilakukan di dermaga tersebut.

Untuk itu, Bupati Gidion berharap, dermaga tersebut segera diperbaiki pemerintah pusat sebagai pihak yang berwenang untuk menanganinya.

“Jika tidak diperbaiki secepatnya, kita khawatir kerusakan dermaga akan lebih bertambah parah akibat terus-menerus diterjang gelombang,” katanya pula.

Sementara itu, lanjut dia, terkait kondisi dermaga feri di Kecamatan Kanatang yang juga mengalami kerusakan, Bupati Gidon mengaku sudah menyurati pihak Kementerian Perhubungan.

Kondis pelabuhan feri tersebut sudah mengalami kerusakan sejak bulan Januari 2016 namun semakin bertambah para akibat dihantam gelombang beberapa hari lalu.

“Kita sudah dua kali menyurati kementerian terkait kerusakan dermaga feri untuk segera mendapat penanganan,” katanya.

Pelabuhan peti kemas dan feri di Sumba Timur merupakan dua dari tiga pelabuhan di Nusa Tenggara Timur yang rusak akibat diterjang gelombang tidak lama ini ditambah dengan pelabuhan feri di Kewapante, Kabupaten Sikka. (Ant)

Related Posts

Leave A Reply