PENJELASAN PENETAPAN KUALIFIKASI USAHA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI (KONTRAKTOR)

PENJELASAN PENETAPAN KUALIFIKASI USAHA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI (KONTRAKTOR)

 (Peraturan LPJK No. 2 Tahun 2013 Tanggal 15 Januari 2013)

NO KUALIFIKASI SUB KUALIFIKASI PERSYARATAN KEMAMPUAN KETERANGAN
KEKAYAAN BERSIH PENGALAMAN PJK PJT PJBU KEMAMPUAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN JUMLAH PAKET SESAAT MAKSIMUM JUMLAH KLASIFIKASI DAN SUUBKLASIFIKASI
1 Orang Perorangan P tidak dipersyaratkan tidak dipersyaratkan tidak dipersyaratkan tidak dipersyaratkan tidak dipersyaratkan 0 sampai dengan Rp.250 juta 1 sesuai dengan SKT/SKA yang dimilikinya
2 Usaha Kecil K1 lebih dari Rp.50 juta sampai dengan Rp.200 juta tidak dipersyaratkan boleh dirangkap antara PJBU dan PJT 1 orang bersertifikat minimal SKT tingkat 3 boleh dirangkap antara PKK dan PJT 0 sampai dengan RP.1 milyar 5 maksimum 4 subklasifikasi dalam 2 klasifikasi berbeda khusus elektrikal minimal SKA
3 K2 lebih dari Rp.50 juta sampai dengan Rp.200 juta tidak dipersyaratkan boleh dirangkap antara PJBU dan PJT 1 orang bersertifikat minimal SKT tingkat 3 boleh dirangkap antara PKK dan PJT 0 sampai dengan maksimum RP.1.75 milyar 5 maksimum 6 subklasifikasi dalam 2 klasifikasi berbeda khusus elektrikal minimal SKA
4 K3 lebih dari Rp.350 juta sampai dengan Rp.500 juta Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, nilai kumulatif pekerjaan selama kurun waktu 10 tahun sekurang-kurangnya adalah Rp.1.75 milyar pada subkualifikasi usaha kecil 2 (K2) boleh dirangkap antara PJBU dan PJT 1 orang bersertifikat minimal SKT tingkat 1 boleh dirangkap antara PKK dan PJT 0 sampai dengan Rp.2.5 milyar 5 maksimum 8 subklasifikasi dalam 3 klasifikasi berbeda khusus elektrikal minimal SKA
5 Usaha Menengah M1 lebih dari Rp.500 juta sampai dengan Rp.2 milyar Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, Nilai Pengalaman Tertinggi selama kurun waktu 10 tahun terakhir sekurang-kurangnya adalah Rp.833 juta pada subkualifikasi usaha kecil 3 (K3); atau memiliki PJK yang terpisah dari PJT dan PJBU 1 orang bersertifikat minimal ska tingkat muda wajib memiliki PJBU yang terpidsah dari PJT dan PJK 0 sampai dengan Rp.10 milyar 6 atau 1.2 x N maksimum 10 subklasifikasi dalam 4 klasifikasi yang berbeda dan tidak boleh memiliki subkualifikasi usaha kecil
Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, nilai kumulatif pekerjaan selama kurun waktu 10 tahun sekurang-kurangnya adalah Rp.2.5 milyar pada subkualifikasi usaha kecil 3 (K3); atau PJK boleh merangkap untuk paling banyak 2 klasifikasi yang berbeda; dan
Bagi Badan Usaha yang baru berdiri (kurang dari 3 tahun) tanpa pengalaman nilai minimum pengalaman diukur pengalaman PJT/PJK dengan Nilai Pengalaman Tertinggi Rp.833 juta untuk setiap subkualifikasi yang dimiliki. PJK minimal memiliki sertifikat setara dengan PJT
6 M2 lebih dari Rp.2 milyar sampai dengan Rp.10 milyar Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, Nilai Pengalaman Tertinggi selama kurun waktu 10 tahun terakhir sekurang-kurangnya adalah Rp.3.33 milyar pada pekerjaan subkualifikasi usaha Menangah 1 (M1); atau wajib memiliki PJK yang boleh merangkap untuk paling banyak 2 klasifikasi yang berbeda 1 orang bersertifikat minimal SKA tingkat madya wajib memiliki PJBU yang terpidsah dari PJT dan PJK 0 sampai dengan Rp.50 milyar 6 atau 1.2 x N maksimum 12 subklasifikasi dalam 4 klasifikasi berbeda
Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, nilai kumulatif pekerjaan selama kurun waktu 10 tahun sekurang-kuragnya adalah Rp.10 milyar pada subkualifikasi usaha menengah 1 (M1). PJK minimal serrtifikat setara dengan PJT
7 Usaha Besar B1 lebih dari Rp.10 milyar sampai dengan Rp 50 milyar Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, Nilai Pengalaman Tertinggi selama kurun waktu 10 tahun terakhir sekurang-kurangnya adalah Rp.16.66 milyar pada pekerjaan sub kualifikasi usaha Menengah 2 (M2); atau wajib memiliki PJBU, PJT dan PJK secara terpisah 1 orang bersertifikat minimal SKA tingkat madya wajib memiliki PJBU yang terpidsah dari PJT dan PJK 0 sampai dengan Rp.250 milyar 6 atau 1.2 x N maksimum 14 subklasifikasi dalam 4 klasifikasi yang berbeda dan tidak boleh memiliki subkualifikasi usaha kecil PJT sudah memiliki SKA madya selama 6 tahun
Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, nilai kumulatif pekerjaan selama kurun waktu 10 tahun sekurang-kurangnya adalah Rp.50 milyar pada subkualifikasi usaha Menengah 2 (M2) untuk setiap klasifikasi PJK yang tidak boleh merangkap (PJK minimal memiliki sertifikat setara PJT)
8 B2 lebih dari Rp.50 milyar sampai dengan tak terbatas Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, Nilai Pengalaman Tertinggi selama kurun waktu 10 tahun terakhir sekurang-kurangnya adalah Rp.83.33 milyar pada pekerjaan subkualifikasi usaha besar 1 (B1); atau wajib memiliki PJBU, PJT dan PJK secara terpisah 1 orang bersertifikat minimal SKA tingkat utama atau SKA tingkat madya wajib memiliki PJBU yang terpidsah dari PJT dan PJK 0 sampai dengan tak terbatas 6 atau 1.2 x N tak terbatas tetapi tidak boleh memiliki subkualifikasi usaha kecil PJT sudah memiliki SKA madya selama 3 tahun
Untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki, nilai kumulatif pekerjaan selama kurun waktu 10 tahun sekurang-kurangnya adalah Rp.250 milyar pada subkualifikasi usaha Besar 1 (B1) untuk setiap klasifikasi memiliki PJK yang tidak boleh merangkap (PJK minimal memiliki sertifikat setara PJT)
NPs = Nilai Pekerjaan sekarang (Net Present Value)
Keterangan = A : Arsitektur; S : Sipil; M : Mekanikal; E : Elektrikal; T : Tata Lingkungan

Related Posts

Jenjang SKK Konstruksi LPJK

Jenjang SKK Konstruksi LPJK

Pelajari segala hal tentang Jenjang SKK Konstruksi, termasuk manfaatnya, perpanjangan, syarat administrasi, level, dan cara ceknya. Gaivo Consulting m...