Dalam memilih lembaga ISO Anda harus cermat karena kini terdapat lembaga ISO akreditasi dan non akreditasi. ISO Akreditasi merupakan lembaga yang saat ini banyak dicari untuk membantu proses audit perusahaan sehingga nantinya perusahaan tersebut bisa diakui berstandar internasional. Tetapi saat ini semakin banyaknya kebutuhan perusahaan yang ingin memiliki sertifikat ISO menjadikan semakin bermunculannya lembaga ISO yang juga Non akreditasi sehingga Anda harus cermat dalam memilih lembaga tersebut.
Membedakan ISO Akreditasi dan Non Akreditasi
Dalam melaksanakan sertifikasi ISO sebaiknya perusahaan harus benar-benar memilih lembaga ISO dengan tepat karena kini ada lembaga ISO akreditasi dan non akreditasi. Pastinya Anda bisa membedakan keduanya karena dengan memilih lembaga ISO akreditasi pastinya sudah bisa terjamin kredibilitasnya. Meskipun pada dasarnya baik yang terakreditasi maupun non akreditasi memiliki fungsi yang sama tetapi keduanya memiliki perbedaan.
Untuk ISO akreditasi biasanya akan ditawarkan oleh lembaga terpercaya dengan membayar sejumlah biaya yang cukup mahal. Tetapi harga tersebut sesuai dengan kualitas serta keberfungsian sertifikat ISO untuk berbagai keperluan persyaratan perusahaan. Selain itu sertifikat ISO akreditasi biasanya akan memiliki logo akreditasi yang diterbitkan oleh lembaga resmi akreditasi di Indonesia.
Sedangkan untuk ISO non akreditasi biasanya akan ditawarkan dengan biaya yang lebih murah dibandingkan ISO akreditasi. Jika diamati, sertifikasi ISO non akreditasi biasanya tidak terdapat logo akreditasi. Padahal logo akreditasi ini cukup penting demi kesuksesan perusahaan dalam memasuki persaingan bisnis kelas nasional maupun internasional. Oleh karena bagi perusahaan yang ingin mengajukan sertifikasi ISO sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan jasa ISO.
Saat ini terdapat banyak jasa ISO berpengalaman yang pastinya akan membantu Anda dalam memilih lembaga ISO yang terakreditasi dan profesional. Jasa ISO juga akan membantu Anda mempersiapkan berbagai kebutuhan yang dipersyaratkan oleh lembaga akreditasi tersebut sehingga nantinya proses audit perusahaan dapat berjalan lancar.
Cara Memilih Lembaga ISO
Untuk memperoleh sertifikat ISO dengan logo akreditasi, pastinya Anda harus memilih lembaga ISO dengan cermat. Dimana lembaga ISO yang mengeluarkan sertifikat tersebut juga sudah memperoleh akreditasi dari KAN. Berikut ini akan dijelaskan cara memilih lembaga ISO yang tepat dan perlu Anda ketahui.
1. Seleksi terlebih dahulu beberapa lembaga ISO untuk memperoleh lembaga yang tepat. Hindari kebiasaan memilih lembaga ISO yang menawarkan harga murah karena belum tentu dapat menjamin kualitasnya auditnya. Selain itu lembaga yang murah biasanya merupakan lembaga non akreditasi.
2. Pastikan lembaga ISO yang Anda pilih sudah mengimplementasikan ISO/IEC 17021:2011 dimana standar tersebut merupakan pengakuan akreditasi resmi.
3. Dalam memilih lembaga ISO pastikan pula lembaga tersebut sudah terakreditasi meskipun tidak wajib tetapi sangat penting untuk reputasi sebuah lembaga dan perusahaan. Selain itu, akreditasi juga bisa menjamin kredibilitas serta kompetensi lembaga tersebut sehingga akan semakin dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui penjelasan di atas dapat diketahui, bahwa terdapat perbedaan antara lembaga ISO akreditasi dan non akreditasi. Dimana untuk membedakannya terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Selain itu Anda bisa menggunakan jasa ISO untuk membantu Anda memilih lembaga ISO yang tepat sehingga dapat memperoleh sertifikat ISO yang terakreditasi.
Contoh Sertifikat ISO


Biaya pembuatan Sertifikat ISO
Hubungi konsultan kami untuk mendapatkan konsultasi secara gratis dan melakukan pemesanan Sertifikat ISO Lengkap.
Mizno, S.Kom, M.Kom |
Istiqomah, SE |
Menghadapi persaingan dalam dunia konstruksi semakin ketat. Perusahaan Anda mungkin sudah memiliki kualitas kerja yang baik, tetapi tanpa memiliki sertifikasi yang tepat, seperti SBU Konstruksi, SKK Konstruksi, atau Sertifikat ISO, peluang untuk memenangkan tender besar bisa lenyap. Reputasi perusahaan dipertaruhkan, dan proyek-proyek besar yang seharusnya dapat Anda menangkan malah jatuh ke tangan kompetitor.
Bayangkan jika, setelah berbulan-bulan merencanakan dan mengajukan tender, Anda kalah hanya karena kurangnya sertifikasi yang diperlukan. Kompetitor Anda yang memiliki SBU Konstruksi, SKK Konstruksi, dan Sertifikat ISO tampak lebih profesional dan terpercaya di mata pemberi tender. Rasa frustrasi melihat kesempatan berlalu begitu saja karena kurangnya pengakuan formal akan kualitas dan standar yang sebenarnya Anda miliki.
Kini saatnya untuk mengubah strategi Anda. Dengan mengamankan SBU Konstruksi, SKK Konstruksi, dan Sertifikat ISO, Anda tidak hanya meningkatkan peluang memenangkan tender, tetapi juga mengokohkan reputasi perusahaan Anda sebagai pemimpin industri yang terpercaya. Sertifikasi ini adalah investasi yang tidak hanya membuka pintu ke proyek-proyek besar, tetapi juga memberikan jaminan kualitas kepada klien bahwa Anda adalah pilihan terbaik. Segera lengkapi sertifikasi Anda, dan buktikan bahwa perusahaan Anda siap memenangkan persaingan di pasar konstruksi!
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Sertifikasi.co.id adalah mitra terpercaya dalam pengurusan sertifikasi profesi dan badan usaha di seluruh Indonesia. Kami menawarkan:
- Proses Cepat: Layanan yang efisien dan responsif.
- Keamanan Data: Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi Anda.
- Investasi dengan ReturnTerbaik: Paket layanan dengan nilai maksimal.
Kami siap mendampingi proses sertifikasi yang meliputi :
- ISO 9001 (QMS), 14001 (EMS), 45001 (OHSAS) , 22000, 27001 (ITSMS), 37001 (SMAP)
- SKK Konstruksi (SKA/SKT): Sipil, Mekanikal, Manajemen Pelaksanaan, K3, Manajemen Proyek.
- SBU (Sertifikat Badan Usaha) LPJK Kementerian PUPR: BUJK Nasional (Kecil Menengah, Besar, Spesialis), BUJK Asing
- SMK3 KEMNAKER RI PP 50 Tahun 2012
- AHLI K3 UMUM KEMNAKER
- Sertifikasi Alat Kemnaker RI: SIA/SILO/Suket K3 Alat (Excavator, Buldozer, Crane, Wheel Loader dll)
- Sertifikasi Operator Alat Kemnaker RI: Surat Ijin Operator SIO (Excavator, Buldozer, Crane, Wheel Loader dll)
- Pengurusan PT, CV & Virtual Office
- NIB (Nomer Induk Berusaha)
- LAI AKP (Laporan Akuntan Publik)
- SNI (Standar Nasional Indonesia)
- Serkom Kelistrikan / SKTTK DJK ESDM
- SBU JPTL (Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik) DJK ESDM
- SIUJPTL (Surat Ijin Usaha Badan Jasa Penunjang Tenaga Listrik)
