Permak 7 Pos Perbatasan Negara, Habiskan Rp943 Miliar


WE Online, Jakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan tujuh pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sepanjang tahun 2016. Ketujuh PLBN tersebut, yakni PLBN Entikong, Badau, dan Aruk di Provinsi Kalimantan Barat, PLBN Motaain, Motamasin, dan Wini di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan PLBN Skouw di Provinsi Papua.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan tujuh PLBN tersebut sejalan dengan Nawa Cita Presiden dan arah kebijakan RPJMN 2015-2019, yakni untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan mengembangkan kawasan perbatasan melalui pendekatan keamanan (security) dan peningkatan kesejahteraan (prosperity) masyarakat.

“Dengan diresmikannya PLBN Badau, sudah tiga PLBN yang diresmikan, sehingga nanti kita akan memiliki Seven Borders of Indonesia,” kata Basuki saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan  PLBN Terpadu Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kemarin.

Sebelumnya PLBN Entikong dan Motaain sudah diresmikan oleh Presiden pada Desember 2016. Pada Sabtu (18/3/2017), direncanakan Presiden Jokowi akan meresmikan PLBN Aruk yang berada di Kabupaten Sambas, Kalbar. Tiga PLBN lainnya, yakni Motamasin, Wini dan Skouw akan diresmikan kemudian.

Soal anggaran, mantan Direktur Jenderal Penataan Ruang PUPR mengungkapkan untuk pembangunan tujuh PLBN menghabiskan anggaran sebesar Rp943 miliar. Sementara itu Presiden Jokowi mengatakan PLBN berpotensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut.

Untuk itu pemerintah terus membangun serta memperbaiki sarana dan prasanana PLBN. “Kawasan di sekitar PLBN dapat dikembangkan menjadi pusat ekonomi baru. Zona pendukungnya juga harus dikembangkan ,” kata presiden.

Related Posts

Jenjang SKK Konstruksi LPJK

Jenjang SKK Konstruksi LPJK

Pelajari segala hal tentang Jenjang SKK Konstruksi, termasuk manfaatnya, perpanjangan, syarat administrasi, level, dan cara ceknya. Gaivo Consulting m...