KBLI untuk Usaha Konstruksi: Kaitan dengan Lingkup Kerja

Usaha konstruksi sering memiliki beberapa lapisan kegiatan—dari pembangunan fisik hingga konsultansi teknis. KBLI yang tepat membantu menyelaraskan NIB dengan sertifikasi dan tender yang Anda ikuti.

Bedakan kegiatan konstruksi fisik dan jasa terkait

Pembangunan, instalasi, atau pengerjaan lapangan biasanya masuk kelompok konstruksi. Sementara desain murni, manajemen proyek tanpa eksekusi fisik, atau perdagangan material bisa berada pada kelompok KBLI lain.

Selaraskan dengan klasifikasi dan sertifikat badan usaha

Jika Anda bergerak di jasa konstruksi formal, SBU atau izin sektoral memiliki vocabulari bidang/subbidang yang harus selaras dengan fakta pekerjaan. KBLI yang dipilih di OSS sebaiknya mendukung narasi tersebut.

Perhatikan rantai subkontrak

Perusahaan induk dan subkontraktor bisa memiliki KBLI berbeda sesuai peran. Yang penting setiap entitas mencerminkan kontribusi aktual, bukan menduplikasi KBLI induk tanpa kegiatan sendiri.

Pertanyaan yang sering diajukan

Tergantung kegiatan riil. Jika ada kegiatan non-konstruksi signifikan, KBLI tambahan mungkin diperlukan. Yang menentukan adalah aktivitas yang dilaporkan dan dijalankan sesuai aturan.

Penyedia barang/jasa sering diminta menunjukkan konsistensi antara KBLI, izin, dan pengalaman kerja. KBLI yang tidak mencerminkan lingkup tender dapat menjadi dasar diskualifikasi administrasi.

Rujukan resmi (KBLI & regulasi)

Untuk rujukan resmi terkait klasifikasi KBLI, perizinan berbasis OSS, serta dasar hukum/regulasi, berikut tautan ke situs pemerintah dan organisasi standar internasional yang relevan.

Tautan mengarah ke situs pihak ketiga; isi dan kebijakan privasi mengikuti masing-masing penyedia.