Kamus
Float
Float — dari bahasa Inggris to float (mengapung, bergerak bebas) — dalam manajemen jadwal proyek konstruksi adalah rentang waktu yang tersedia pada suatu kegiatan non-kritis untuk mulai atau selesai tanpa mempengaruhi tanggal penyelesaian proyek secara keseluruhan. Float merupakan konsep kunci dalam analisis Critical Path Method (CPM) yang digunakan untuk menyusun dan mengevaluasi jadwal pelaksanaan kontrak.
Dalam sengketa kontrak konstruksi, kepemilikan float menjadi isu kontestasi yang signifikan: apakah float merupakan milik kontraktor (untuk mengakomodasi risiko keterlambatannya) atau milik pemberi kerja (sebagai cadangan apabila ia menerbitkan instruksi tambahan). Kontrak FIDIC dan dokumen kontrak berbasis LKPP umumnya tidak mengatur kepemilikan float secara eksplisit — kekosongan ini membuka ruang sengketa ketika pemberi kerja menggunakan float yang tersedia dalam jadwal untuk membenarkan penolakan klaim EOT kontraktor.
Konsultan supervisi yang melakukan analisis keterlambatan untuk mendukung atau menolak klaim EOT wajib memiliki kompetensi delay analysis yang mencakup pemahaman float: metode analisis seperti Time Impact Analysis (TIA) atau Window Analysis memerlukan pemahaman mendalam atas konsep ini. Kualitas analisis keterlambatan yang lemah — tidak mempertimbangkan float secara tepat — dapat menghasilkan rekomendasi yang merugikan salah satu pihak dan berujung pada gugatan terhadap konsultan supervisi itu sendiri.