Automated Ultrasonic Testing (AUT) adalah metode UT yang menggunakan sistem mekanis atau robotik untuk menggerakkan transduser ultrasonik secara otomatis sepanjang jalur yang telah diprogram, mengumpulkan data secara kontinu dan konsisten tanpa bergantung pada gerakan tangan inspektur. AUT menghasilkan representasi digital dua atau tiga dimensi dari kondisi internal material atau sambungan las yang dapat dianalisis, disimpan, dan dibandingkan secara kuantitatif antar periode inspeksi. AUT banyak digunakan dalam inspeksi pipa penyalur minyak dan gas, kilang petrokimia, dan fasilitas nuklir.
Keunggulan utama AUT dibandingkan UT manual adalah konsistensi dan reprodusibilitas data yang sangat tinggi, kemampuan menghasilkan peta kondisi material secara komprehensif, serta dokumentasi digital yang dapat diaudit. Dalam proyek pipeline oil dan gas di Indonesia, AUT telah menjadi persyaratan standar untuk inspeksi sambungan las girth weld menggantikan RT di banyak proyek internasional karena tidak melibatkan radiasi berbahaya, lebih cepat, dan menghasilkan data kuantitatif yang lebih kaya. Investasi awal peralatan AUT yang tinggi menjadikannya layanan yang hanya ditawarkan oleh PJK3 berskala besar dengan spesialisasi inspeksi industri energi.