Magnetic Flux Leakage (MFL) adalah metode NDT elektromagnetik yang menggunakan magnet permanen atau elektromagnet kuat untuk mengsaturasi material ferromagnetik secara lokal, kemudian mendeteksi kebocoran fluks magnetik yang terjadi di sekitar cacat, penipisan dinding, atau korosi menggunakan sensor Hall Effect atau koil induktif. MFL terutama digunakan untuk inspeksi tangki penyimpanan bahan bakar dan kimia (tank floor inspection), pipa penyalur, dan drill pipe di industri minyak dan gas, di mana area yang sangat luas perlu diinspeksi secara cepat dan efisien.
Aplikasi MFL yang paling umum di industri perminyakan Indonesia adalah inspeksi dasar tangki timbun (storage tank) menggunakan sistem scanner MFL otomatis yang dapat memetakan seluruh permukaan dasar tangki dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan inspeksi visual atau UT manual. MFL dapat mendeteksi penipisan dinding (metal loss) akibat korosi dari kedua sisi permukaan secara simultan, memberikan data kuantitatif tentang distribusi korosi yang berguna untuk perencanaan perawatan dan penentuan remaining life tangki. Keterbatasan MFL adalah resolusinya dalam mendeteksi cacat sangat kecil atau cacat yang sempit dan dalam (tight cracks) lebih rendah dibandingkan UT, sehingga temuan MFL yang signifikan sering ditindaklanjuti dengan UT untuk konfirmasi dan sizing yang lebih akurat.