Turbin Uap adalah mesin pengubah energi panas uap bertekanan tinggi menjadi energi mekanik rotasi, yang kemudian memutar generator listrik atau menggerakkan pompa dan kompresor dalam instalasi industri. Turbin uap terdiri dari komponen-komponen kritis: sudu-sudu turbin (blades) yang menerima dampak uap, casing bertekanan tinggi, sistem bantalan (bearing), kopling dan poros, sistem pelumasan, dan sistem kontrol kecepatan (governor) yang menjaga kecepatan putaran agar tidak melampaui batas aman. Di Indonesia, turbin uap di pembangkit listrik dan industri petrokimia menjadi aset K3 kritis yang berada di bawah pengawasan Ditjen Ketenagalistrikan dan Ditjen Minerba sesuai sektornya.
Riksa uji turbin uap adalah salah satu inspeksi K3 paling kompleks yang dilakukan PJK3 berlisensi—mencakup inspeksi visual casing dan flange, NDT pada blade dan rotor untuk mendeteksi retak akibat kelelahan material (fatigue crack) dan erosi, pengukuran clearance bearing, pengujian fungsi governor dan trip system, verifikasi sistem proteksi overspeed yang akan memutus uap secara otomatis jika kecepatan melampaui batas aman. Kegagalan turbin uap—terutama blade fracture yang dapat menembus casing—adalah peristiwa katastrofik yang dapat mengancam seluruh area mesin. Program pemantauan vibrasi online pada bearing turbin adalah praktik terbaik industri yang memberikan early warning tentang kondisi abnormal jauh sebelum kegagalan aktual terjadi.