Backup Alarm adalah perangkat akustik yang secara otomatis menghasilkan bunyi peringatan ketika alat berat bergerak mundur, berfungsi memperingatkan pekerja pejalan kaki yang mungkin berada di blind spot belakang alat. Kamera Mundur (Reverse Camera) adalah sistem kamera yang menampilkan area di belakang alat pada layar monitor di kabin operator, membantu operator melihat area yang tidak dapat diakses melalui kaca spion konvensional. Keduanya adalah perangkat keselamatan yang semakin diwajibkan dalam kontrak proyek infrastruktur dan standar operasi tambang modern di Indonesia.
Kecelakaan akibat alat berat yang menabrak pekerja saat mundur adalah salah satu jenis kecelakaan fatal yang paling sering berulang di proyek konstruksi dan tambang—dan hampir seluruhnya dapat dicegah dengan kombinasi backup alarm yang berfungsi, kamera mundur, dan prosedur exclusion zone yang ditegakkan secara konsisten. HSE officer perlu memastikan backup alarm diuji setiap hari sebagai bagian dari P5M, karena alarm yang rusak namun tidak dilaporkan operator karena kebiasaan atau tekanan produksi adalah temuan K3 yang serius yang mencerminkan kegagalan sistem manajemen keselamatan secara menyeluruh.