Welding Procedure Specification (WPS) adalah dokumen tertulis yang mendeskripsikan variabel-variabel yang diperlukan untuk menghasilkan sambungan las yang memenuhi persyaratan mekanis yang ditetapkan, mencakup: proses pengelasan, material dasar (base metal), filler metal, suhu preheat dan interpass, posisi pengelasan, heat input, dan persyaratan post-weld heat treatment (PWHT). Procedure Qualification Record (PQR) adalah rekaman hasil pengujian—termasuk uji mekanis dan NDT—yang membuktikan bahwa WPS yang diusulkan menghasilkan sambungan las dengan sifat mekanis yang memenuhi standar yang berlaku seperti ASME IX, AWS D1.1, atau API 1104.
Dalam konteks NDT, WPS dan PQR sangat relevan karena NDT adalah bagian integral dari proses kualifikasi prosedur las—uji radiografi atau UT pada coupon uji kualifikasi memberikan bukti bebas cacat yang mendukung keabsahan PQR. Di lapangan fabrikasi dan konstruksi, NDT juga digunakan untuk memverifikasi bahwa welder mengikuti WPS yang disetujui secara konsisten. PJK3 yang melakukan NDT pada sambungan las produksi harus menggunakan kriteria penerimaan yang sesuai dengan code dan WPS yang berlaku untuk pekerjaan tersebut—menggunakan kriteria yang salah, baik terlalu ketat maupun terlalu longgar, akan menghasilkan keputusan penerimaan atau penolakan sambungan las yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan hukum.