Mood Board adalah representasi visual yang terdiri dari kumpulan gambar, contoh material (seperti kain, kayu, atau ubin), dan skema warna yang digunakan untuk menyampaikan arah estetika suatu proyek desain interior. Walaupun bukan dokumen teknis hukum, mood board merupakan tahap awal dalam proses bisnis desain residensial guna menyelaraskan ekspektasi antara konsultan desain dan pemilik rumah sebelum masuk ke fase 3D rendering dan gambar kerja detail. Penggunaannya membantu mencegah pemborosan biaya akibat revisi desain pada tahap konstruksi yang lebih lanjut.
Dalam praktik desain interior, mood board berfungsi sebagai pedoman visual bagi desainer dalam memilih furnitur dan pencahayaan yang konsisten secara gaya arsitektur. Praktisi jasa bangun rumah sering menggunakan mood board sebagai referensi spesifikasi material dalam menyusun BoQ. Konsultan desain menekankan bahwa mood board yang disetujui klien menjadi dasar acuan mutu (quality benchmark) untuk finishing estetika bangunan. Bagi pemilik rumah, mood board memberikan gambaran atmosfer hunian secara emosional, sehingga keputusan investasi pada material mahal (seperti marmer atau parket) dapat dilakukan dengan tingkat keyakinan yang lebih tinggi sesuai dengan karakter ruang yang diinginkan.