Federated Model adalah model BIM yang terdiri dari beberapa model disiplin ilmu yang terpisah (seperti arsitektur, struktur, dan MEP) yang digabungkan menjadi satu file koordinasi tunggal. Dalam model federasi, setiap disiplin tetap memiliki kendali penuh atas file aslinya, namun dapat melihat bagaimana elemen mereka berinteraksi dengan elemen dari disiplin lain. Proses penggabungan ini biasanya dilakukan dalam perangkat lunak seperti Navisworks untuk tujuan deteksi benturan dan koordinasi desain secara menyeluruh di tingkat proyek.
Bagi manajemen proyek di Indonesia, Federated Model merupakan alat utama dalam rapat koordinasi teknis. Model ini memberikan pandangan komprehensif kepada semua pemangku kepentingan mengenai progres desain secara kolektif tanpa membebani kinerja komputer dengan satu file raksasa yang tidak praktis. Pengelolaan model federasi yang baik memastikan bahwa setiap perubahan desain di satu departemen dapat langsung dipantau dampaknya terhadap departemen lain, sesuai dengan standar prosedur operasional digital yang diatur dalam BIM Execution Plan proyek tersebut.